http://www.kontenjabar.com/wp-content/uploads/2018/10/header-copy.jpg
http://www.kontenjabar.com/wp-content/uploads/2018/10/User.gif

Partai Gerindra Kota Tasikmalaya laporkan Oknum Petugas KPU dan KPPS yang terciduk bongkar Kotak Suara Pilpres dan Keluarkan Rekap C1 ke Bawaslu

Sunday, April 21st 2019. | POLITIK

Kota Tasikmalaya, kontenjabar.com

Sempat terjadi kecurigaan di kantor kecamatan Cipedes di jalan Cigeureung Kota Tasikmalaya, salahsatu petugas KPU dan pihak KPPS yang memasuki tempat penyimpanan hasil suara (Kotak Suara) yang steril bahkan membongkar dan mengeluarkan rekap C1 dari amplop yang tersegel pada waktu malam sekitar jam 22.00 WIB terciduk oleh pihak Partai Politik Partai Gerindra Kota Tasikmalaya, Sabtu 20 april 2019.

Caleg dari Partai Gerindra H.Dadan Sudrajat partai menjelaskan kejadian ini tadi malam pada jam 10 bahkan kita juga sempat investigasi orang sebut, memang betul dia dari KPU dan KPPS, tetapi seharusnya ada kordinasi dulu sama petugas atau aparat karena ada Kotak Suara , ini sudah di jaga tetapi kenapa bisa ada orang masuk , jadi kami juga penasaran ada apa ini, sampai petugas KPU bawa pensil dan mengeluarkan C1 dari Kotak Suara Presiden yang tersegel.”Ujar Dadan.

H.Dadan menambahkan ada kecurigaan dengan hal ini, dengan sikap KPU dan KPPS masuk keruangan gudang Kotak suara, mereka tidak mau menjelaskan apa tujuannya, dan mau apa, walaupun selaku petugas , namun saat di tanya gemetaran, dan petugas dari KPU.”tambah H.Dadan.

Hal senada diungkapkan H.Nanang Nurjamil Ketua Bapillu bersama ketua DPC Partai Getindra dan di dampingi ketua PAC FPI Kota Tasikmalaya mengatakan kejadian ini akan kami laporkan ke Bawaslu, sesuai Undang undang yang berlaku, jangan sampai kejadian ini, Pemilu di Kota Tasikmalaya tidak kondusip, “katanya.

Tambah H Nanang Nurjamil, pihak KPU dan KPPS yang masuk kegudang, menurut laporan ada salah satu petugas KPU dan KPPS ada di dalam telah membuka C1, dan terlihat ada pensil , jadi hal ini jadi pertanyaan, karena bagi pihak siapa pun , baik yang berwajib, itu harus ada koordinasi dengan pihak yang berwenang, dan ini ada oknum yang mengambil C1, maka kalau hal ini terjadi Tasik ini tidak kondusip dan para saksi jangan menandatangani berita acara hasil penghitungan suara di PPK Cipedes.” Tambah H.Nanang

“Kami pingin tau maksud dan tujuanya ada apa, dan hubungan dengan C1 ada , dan dasar hukum nya apa, jadi pingin ada penjelasannya dari pihak mereka, makanya kami bersama ketua DPC Gerindra akan laporkan ke Bawaslu.”Pungkas H Nanang Nurjamil.

Terkait kejadian tadi malam dengan terciduknya oknum petugas KPU dan dari KPPS membongkar kotak suara Presiden dan mengeluarkan C1 , Rapat Pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat PPK Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya tertutup hanya saksi dari Parpol serta TKN dan BPN Pasangan Capres bahkan awak media dilarang masuk ke acara Rapat Pleno tersebut.

Galih S.Lugina

Be Sociable, Share!

Related For Partai Gerindra Kota Tasikmalaya laporkan Oknum Petugas KPU dan KPPS yang terciduk bongkar Kotak Suara Pilpres dan Keluarkan Rekap C1 ke Bawaslu