Demi Wujudkan Rancaekek Bebas Sampah, DPUTR Kabupaten Bandung Gelar Rakor

KAB. BANDUNG,||KONTENJABAR.COM – Bertempat di GOR Kelurahan Rancaekek Kencana, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, pada Selasa, 26 Maret 2024, Kolaborasi di beberapa Dinas terkait penanganan sampah organik dibahas dalam Rapat kordinasi (Rakor) yang berhubungan dengan masalah sampah di Rancaekek.

Mewujudkan Rancaekek bebas sampah organik, dengan menelorkan komitmen bersama dari masing-masing dinas terkait yaitu “Menuju Bebas Sampah Organik’, merupakan tujuan dari Rakor ini.

Acara tersebut dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung, Dinas Pembedayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Pertanian, Camat Rancaekek, Lurah Rancaekek, lembaga Kelurahan Kencana, Ketua Forum RW, Para Ketua Bank Sampah serta para tokoh masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala DPUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa mengatakan, kesepakatan bersama ini sangat penting dalam upaya mewujudkan Rancaekek bebas sampah organik.

Zeis merupakan, proyek percontohan (pilot project) tersebut sudah dicanangkan oleh Bupati Bandung beberapa waktu lalu.

“Serta pihak kami pun sudah menindak lanjuti dengan langkah-langkah konkret bersama stakeholder terkait tersebut,” ucapnya.

“Program percontohan BEDAS OKE (Bedah Desa Kelola Sampah Organik)”menjadi prioritas utama dalam pembahasan rapat ini, disaat BEDAS OKE dimaksudkan untuk pengolahan sampah organik di tingkat kelurahan melalui berbagai metode, seperti komposting, biopori, dan maggot,” sambung Zeis.

Ditambahkan Zeis, berhasil atau tidaknya program ini tentunya butuh kerjasama dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Sebagaimana diketahui, bahwa Bupati Bandung telah menargetkan dalam jangka waktu 2 tahun ke depan, Kabupaten Bandung tidak perlu lagi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah.

Baca Juga  Nu Kawasa Teu Ngarti, Nu Ngarti Henteu Kawasa, Yang Berkuasa Gak Ngerti, Yang Ngerti Gak Berkuasa, Bagaimana Kata Hadian?

Hal tersebut dapat tercapai dengan salahsatunya optimalisasi sistem pengolahan sampah di tingkat kelurahan.

Menyangkut dipilihnya Rancaekek Kencana sebagai proyek percontohan (pilot project) dikarenakan wilayahnya memiliki potensi besar dan nantinya bisa menjadi role model bagi kelurahan lain di wilayah Kabupaten Bandung.

“Dan kami mengajak seluruh elemen masyarakat dengan marilah kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan mengolah sampah organik di rumah tangga serta mendukung BEDAS OKE,” tukas Zeis. (Nadila)

Pos terkait