Dandim 0624/Kab Bandung Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Lodaya tahun 2024

BANDUNG,||KONTENJABAR.COM  – Untuk memastikan kesiapsiagaan pasukan dan personil menjelang libur panjang Idul Fitri 1445 Hijriyah, Polresta Bandung  melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya tahun 2024, pada Rabu, 3 April 2024.

Komandan Kodim (Dandim) 0624/Kab Bandung, Letkol Inf Hamzah Budi Susanto memimpin langsung apel gelar pasukan tersebut yang dilaksanakan di Dome Balerame Soreang.

Hadir dalam Apel Gelar Pasukan itu, Kapolresta Bandung Kombel Pol Kusworo Wibowo beserta jajaran, jajaran Kodim 0624/Kab Bandung, Sekda Kabupaten Bandung BPBD kabupaten Bandung, Satpol PP Kabupaten Bandung, Dinas Damkar Kabupaten Bandung, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung serta lara tamu undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Dandim 0624/Kab Bandung, Letkol Inf Hamzah Budi Susanto dalam membacakan amanat Kapolri mengatakan, apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga satuan kewilayahan.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan Apel Gelar Pasukan untuk operasi ketupat 2024, serentak seluruh Indonesia,” ucapnya.

Dandim menjelaskan, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2024 sebagai komitmen nyata sinergisitas TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 H.

Oleh sebab itu, TNI-Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal yang melibatkan 155.165 personel, selama 13 hari dari tanggal 4 sampai dengan 16 April 2024.

“Operasi ini telah diawali KRYD tanggal 28 Maret sampai dengan 3 April 2024 dan akan dilanjutkan pasca operasi tanggal 17 sampai dengan 23 April 2024,” tutur Dandim.

Baca Juga  BERSAMA VIHARA DHARMA BAKTI, POLRES METRO JAKARTA BARAT KEMBALI SALURKAN 350 PAKET BERAS KE PEMUKIMAN PADAT PENDUDUK

“Dalam operasi ini juga, telah dipersiapkan 5.784 pos, yang terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu, dalam rangka pelayanan dan pengamanan utamanya pada jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian,” sambungnya.

Mengakhiri amanat Kapolri tersebut, Dandim Mengatakan sinergisitas seluruh stakeholder terkait merupakan kunci utama untuk mengulangi keberhasilan pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun lalu. (Nadila)

Pos terkait