
KAB. BANDUNG,||KONTENJABAR.COM –– Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bandung, H. Yayat Hidayat, SE.MM, pada hari ini, Jumat 17 Mei 2024, menerima kehadiran dari ketua dan anggota DPD PAN kabupaten Bandung, di sekretariat DPC Gerindra.
“Alhamdulillah ibu ketua (DPD PAN kabupaten Bandung) ada di samping saya, dimana pertemuan ini adalah pertemuan rutin sebetulnya, namun sehubungan dengan adanya momen daripada pilkada Alhamdulillah kita mempererat,” ucap H. Yayat sesaat selesai pertemuan.
Menurutnya, PAN dengan Gerindra bukan orang lain, karena kedua partai ini sudah terbungkus dengan koalisi Indonesia maju.
“Jadi kemarin kita memperjuangkan sama-sama pak Prabowo, dan Alhamdulillah sudah sukses, dan sekarang mau dilanjutkan dengan perjuangan di pilkada,” katanya.
H. Yayat menuturkan, Gerindra tidak menutup pintu dengan siapapun, yang utamanya adalah demi kemajuan kabupaten Bandung.
“Insha Allah kami sangat terbuka apalagi dengan PAN, yang memang sudah kita terbungkus dengan satu ikatan,” imbuhnya.
“PAN ini sudah mendukung luar biasa, sudah hampir 15 tahun mendukung pak Prabowo, dan hari ini kami sangat menyambut baik,” sambung H. Yayat.
Di tempat yang sama, Ketua DPD PAN kabupaten Bandung, Hj. Thoriqoh Nashrullah Fitriyah menerangkan, pertemuan ini merupakan jadwal PAN.
“Dari DPD PAN ini merupakan dari jadwal kita, karena kita kan melakukan silaturahmi tidak saja kepada Gerindra tetapi pada partai-partai lain yang ada di kabupaten Bandung,” kayanya.
Thoriqoh juga membenarkan bahwa PAN dengan Gerindra memiliki hubungan yang sangat khusus terkait pilpres, sudah hampir 15 tahun PAN mendukung pak Prabowo.
“Tentu saja mungkin bahasan-bahasan tadi ungkapkan selain bahwa kita bisa tetap bersinergi di parlemen, tetapi tentu dalam menghadapi pilkada kedepan sama juga, kita masih melakukan penjajakan, dan sifatnya terbuka juga untuk partai-partai yang lain,” paparnya.
“Dengan syarat bahwa yang menjadi Bupati kedepan adalah Bupati yang memang mementingkan kepentingan semua masyarakat kabupaten Bandung dan juga kemajuan kedepan kabupaten Bandung, jadi sifatnya terbuka saja,” tukas Thoriqoh. (Nadila)
