Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Liputan Pemkab. Bandung » Pemkab Bandung Gelar Sosialisasi dan Edukasi Kebencanaan di Desa Pananjung

Pemkab Bandung Gelar Sosialisasi dan Edukasi Kebencanaan di Desa Pananjung

  • account_circle adminKJ
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BANDUNG. KONTENJABAR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan sosialisasi sekaligus edukasi kepada masyarakat dalam penanganan kebencanaan.

Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko bencana yang ditimbulkan, mulai dari potensi ancaman bencana gempa bumi, banjir, longsor atau gerakan tanah, angin kencang dan potensi bencana lainnya.

Pjs Bupati Bandung Dikky Achmad Sidik  melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan untuk mengoptimalkan pelaksanaan  sosialisasi dan edukasi menghadapi potensi kebencanaan itu, pada hari Kamis (17/20/024) ini dilaksanakan di Desa Pananjung Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung.

Menurut Uka Suska, BPBD hadir untuk memberikan pembekalan penanggulangan bencana bagi relawan Destana (Desa Tangguh Bencana) Desa  Pananjung.

“BPBD hadir di Desa Pananjung dalam rangka pelaksanaan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait dengan potensi banjir dan gempa bumi di desa tersebut. Apalagi sebelumnya, sempat ada potensi banjir dan gempa bumi, yang harus disikapi bersama-sama dalam pengurangan risiko bencana,” tutur Uka Suska di Desa Pananjung.

Seiring dengan pelaksanaan sosialisasi itu, Uka Suska menyebutkan bahwa kawasan Kabupaten Bandung secara umum menghadapi musim hujan, sehingga kewaspadaan dini potensi banjir harus menjadi kesiapsiagaan masyarakat.

“Apalagi saat ini kita tahu bahwa masyarakat Kabupaten Bandung menghadapi Pilkada Serentak 27 November 2024 mendatang. Titik-titik rawan banjir, angin kencang maupun gempa bumi harus diantisipasi lebih dini dalam menghadapi Pilkada tersebut. Intinya kita melakukan pemetaan lokasi yang rawan bencana, yang salah satunya adalah banjir,” tuturnya.

Uka Suska mengutarakan bahwa BPBD juga berkoordinasi dengan pemerintahan desa di Kabupaten Bandung yang diindikasikan daerahnya rawan banjir.

“Untuk itu, kita dari BPBD turun ke lapangan untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat selain berkordinasi dengan pemerintah desa maupun kecamatan,” katanya.

Baca Juga  13 Program Prioritas Bupati Bandung  Bisa Disimak Melalui Layar Monitor Mobil Perpustakaan Keliling

Ia menyebutkan dalam pelaksanaan sosialisasi maupun pembinaan kepada masyarakat di desa-desa itu dalam upaya mensukseskan Pilkada 2024 di Kabupaten Bandung.

“Karena kita dari BPBD, sehingga kita fokus pada pencegahan dini kesiapsiagaan bencana. Kita berdoa semoga saat tanggal 27 November 2024 tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, pelaksanaan Pilkada Bandung pun berlangsung sukses dan tidak terganggu oleh peristiwa kebencanaan,” tuturnya.

Reporter : Team FNC
Editor : Komariah/Adjie

  • Penulis: adminKJ

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less

Eksplorasi konten lain dari Konten Jabar

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca