Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gas LPG Subsidi di Baleendah Banyak Dioplos, Reserse Kriminal Polresta Bandung Berhasil Bekuk 4 Pelaku

Gas LPG Subsidi di Baleendah Banyak Dioplos, Reserse Kriminal Polresta Bandung Berhasil Bekuk 4 Pelaku

  • account_circle adminKJ
  • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,||KONTENJABAR.COM –  Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung membekuk empat orang pengoplos elpiji ukuran tiga kilogram ke ukuran 5,5 kilogram. 

Keempat tersangka tersebut yakni K alias Roy, ET, FN, dan H alias DD. 

Para pelaku melakukan proses oplos gas di sebuah gudang di Komplek Griya Permai Asri, Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. 

Kepala Kepolisian Resort Kota Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, para pelaku sudah menjalankan aksinya selama delapan bulan. 

“Para pelaku ini menyewa sebuah gudang untuk menjalankan proses oplos tersebut,” kata Kusworo yang ditemui saat gelar perkara, Selasa (19/3/2024) lalu. 

Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan warga yang menyebut adanya penjual gas ukuran 5,5 dan 12 kilogram dengan harga murah.

Warga yang melapor merasa dirugikan karena gas ukuran 5,5 kilogram tersebut habis dalam jangka waktu yang lebih singkat dari biasanya. 

Pelaku, kata dia, menjual gas ukuran 5,5 kilogram dengan harga Rp 30.000, sedangkan harga normalnya Rp 60.000. 

“Jadi tidak hanya mengonversikan gas ukuran tiga kilogram ke ukuran 5,5 kilogram saja, tapi juga ke elpiji ukuran 12 kilogram juga,” ujar dia. 

Laporan tersebut langsung ditindak lanjuti oleh jajaran Satreskrim Polresta Bandung, hingga ditemukanlah sebuah gudang di Komplek Griya Prima Asri yang disewa K alias Roy. 

Menurut dia, Roy adalah salah satu pengusaha pangkalan gas subsidi dan memiliki izin resmi. 

Roy mempekerjakan tiga karyawan untuk melakukan proses suntik gas hingga mengumpulkan tabung gas.

“Jadi awalnya sisa-sisa tabung gas subsidi ini tidak terjual, disuntikanlah ke tabung gas kosong yang 5,5 kilogram maupun yang 12 kilogram.” 

“Untuk bisa mendapatkan tabung gas tersangka utama mempekerjakan karyawannya sebanyak tiga orang.” 

Baca Juga  POLRI BERI PENGHARGAAN IKPA TERBAIK PADA RAKERNIS EMPAT FUNGSI PUSAT POLRI 2026

“Salah satunya adalah ET, tugasnya adalah mengepul tabung-tabung, kemudian menjual tabung-tabung hasil suntikan yang subsidi menjadi non subsidi,” sambung dia. (Red./Kurniawan)

  • Penulis: adminKJ

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less

Eksplorasi konten lain dari Konten Jabar

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca