Ironi di Desa Banjarsari:  Mak Anah dan Kesenjangan Kesejahteraan

 

KAB BANDUNG,||KONTENJABAR.COM – Desa Banjarsari, Pangalengan, Kabupaten Bandung, menyimpan ironi yang menyayat hati. Di tengah promosi pembangunan desa yang gencar dilakukan Kepala Desa melalui TikTok,  Mak Anah (87), seorang janda tua, hidup dalam kemiskinan ekstrem di sebuah gubuk reyot.  Kondisi Mak Anah yang memprihatinkan, ditandai dengan infeksi kelopak mata parah hingga bola matanya masuk ke dalam,  mengungkap kesenjangan yang sangat tajam antara citra desa yang sejahtera di media sosial dengan realita di lapangan.

 

Bacaan Lainnya

Meskipun telah mendapatkan bantuan dan pendampingan dari TKSK dan kader desa sejak 26 Mei 2025, setelah ditemukan tinggal di rumah tak layak huni (2,5 x 5 meter),  kondisi Mak Anah tidak menunjukkan perbaikan signifikan.  Laporan dari TKSK, kader desa, dan keluarga Mak Anah menunjukkan kegagalan penyaluran program pemerintah kepada warga yang paling rentan, meskipun telah dilakukan home visit dan asesmen.  Laporan asesmen TKSK Kecamatan Pangalengan mencatat detail kondisi Mak Anah dan upaya yang telah dilakukan pemerintah desa.

 

Desa Banjarsari, yang seluruhnya berada di atas Hak Guna Usaha (HGU) PTPN I Regional Malabar dan berpenduduk 4191 jiwa,  memiliki angka stunting dan kemiskinan ekstrem yang tinggi.  Kunjungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemendukbangga)/BKKBN dan PTPN I Regional 2 Malabar pada 17 Juni 2025,  serta kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak/Kepala BKKBN, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, sepekan lalu, telah menyoroti permasalahan ini, termasuk kondisi Mak Anah.

Baca Juga  R doel Tempuh Jembatan Cahaya Lewat Lagu “Lentera Zikir” Karya Marta Husada

 

Kisah Mak Anah menjadi kritik tajam bagi pemerintah dan para aktivis kemanusiaan.  Perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap program-program pembangunan desa dan penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran dan efektif dalam mengurangi kesenjangan sosial.

Tim lipsus 

Askur78- red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *