Terjadi lagi Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Puncak Guha, Satu Selamat Dua Masih Dalam Pencarian

KAB GARUT,||KONTENJABAR.COM –  sudah terjadi di kawasan wisata Pantai Puncak Guha, Desa Sinarjaya, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut. Tiga wisatawan dilaporkan terseret ombak besar saat berenang di bibir pantai sekitar pukul 09.30 WIB. Satu korban berhasil diselamatkan, sementara dua lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Peristiwa ini Minggu pagi  ketiga korban bersama sejumlah rekannya turun dari area camping Puncak Guha menuju kawasan pantai. Berdasarkan laporan dari Polsek Bungbulang, sebelum kejadian, pihak pengelola objek wisata sempat memberikan peringatan dan himbauan kepada para pengunjung agar tidak berenang mengingat kondisi ombak yang tinggi ganas dan berbahaya. Himbauan tersebut disampaikan langsung oleh salah satu pengelola wisata, Sdr. Ajat. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan oleh rombongan wisatawan.minggu (20/7/2025)

Sekitar pukul 09.30 WIB, tiga wisatawan dilaporkan terbawa arus ombak. Pihak pengelola objek wisata yang menerima laporan dari rekan korban segera bertindak cepat dengan melemparkan pelampung ke laut sebagai upaya penyelamatan. Dari tiga korban, satu orang berhasil diselamatkan dan langsung dilarikan ke Puskesmas Caringin untuk mendapatkan perawatan medis. Korban yang selamat di ketahui bernama Ahmad Bagas Permana (20 tahun), warga Desa Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon.

Bacaan Lainnya

dua korban sementara di laporkan belum di temukan  hingga kini masih dalam pencarian, 

Oka Mahbubu Rijal (22 tahun), warga Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes

Ripan Muhamad Yusup (20 tahun), warga Desa Cikahuripan, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang

Baca Juga  Sosialisasi Anti Bullying: Kejati Jabar Datang ke SMA Negeri 1 Bojongsoang Dalam Program Jaksa Masuk Sekolah

Kepolisian Sektor Bungbulang bersama dengan unsur TNI dari Koramil Bungbulang, Satpolairud Polres Garut, tim medis UPT Puskesmas Bungbulang, pemerintah Desa Sinarjaya, serta pengelola objek wisata Puncak Guha langsung bergerak cepat melakukan pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian.

Kapolsek Bungbulang, AKP Yusli Yulianto, S.H., dalam laporannya kepada Kapolres Garut menyebutkan bahwa seluruh langkah penanganan darurat telah dilakukan, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan evakuasi korban yang selamat, hingga pendataan terhadap para saksi. Saksi yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut antara lain:

1. Jalaludin (42 tahun), warga Kp. Ciwaru, Desa Sinarjaya, Kecamatan Bungbulang, Garut

2. Nursafira Harefa (22 tahun), warga Desa Mayah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur

Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Basarnas dan potensi SAR lainnya guna melakukan pencarian terhadap dua korban yang masih hilang. Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir perairan sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet dan alat bantu lainnya.

Kapolsek Bungbulang menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya maksimal dalam proses pencarian hingga seluruh korban di temukan. Ia juga mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan yang hendak berkunjung ke kawasan pantai selatan Garut, khususnya Pantai Puncak Guha, untuk senantiasa mematuhi himbauan dari petugas dan pengelola wisata, mengingat kondisi alam di wilayah tersebut yang seringkali tidak dapat diprediksi dan berbahaya.

“Kami turut prihatin dan berduka atas musibah ini. Kami menghimbau agar seluruh wisatawan senantiasa mengutamakan keselamatan, serta mendengarkan dan mematuhi setiap peringatan yang di berikan demi menghindari kejadian serupa di masa mendatang,” tutup AKP Yusli.

Hingga berita ini di turunkan, proses pencarian dua korban tenggelam masih berlangsung dan akan terus di lakukan secara intensif oleh tim gabungan. Dokumentasi serta laporan lengkap kejadian telah di sampaikan kepada jajaran pimpinan Polres Garut. Situasi di lokasi kejadian pun telah di amankan untuk memudahkan proses evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga  Tim Irbansus Garut Terjun Langsung Ke Desa Cikarang Kros Cek Penerapan (ADD) tahun 2024

Asep Sutarman 

Bid Humas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *