KONTENJABAR.COM, KAB. BANDUNG – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Abadi di Desa Cikalong, Kecamatan Cimaung, mengambil langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dengan mengembangkan budidaya ikan nila secara efisien dan produktif melalui teknologi Bioflok.
Keberhasilan ini didukung oleh kerja sama strategis end-to-end dengan Rahmat Farm, yang mencakup penyediaan bibit unggul, pakan berkualitas, hingga kepastian jalur pemasaran.
Inovasi dan Kemitraan Menuju Kemandirian Pangan
Direktur BUMDes Karya Abadi, Bapak Daud, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Rahmat Farm menjadi kunci stabilitas produksi. Sistem bioflok mengubah limbah budidaya menjadi protein alami bagi ikan, namun dukungan input dari mitra profesional sangat krusial.
“Kami bekerja sama dengan Rahmat Farm mulai dari hulu hingga hilir. Mereka menyuplai bibit pilihan yang tahan penyakit, pakan dengan nutrisi tepat, serta mendampingi kami dalam manajemen pemasaran hasil panen,” ujar Bapak Daud saat meninjau lokasi kolam.
Keunggulan Ekosistem Bioflok di Desa Cikalong
Dengan bimbingan teknis dan dukungan input dari Rahmat Farm, BUMDes kini memiliki standar operasional mumpuni:
– Bibit Unggul: Menggunakan benih dengan laju pertumbuhan lebih cepat dari Rahmat Farm.
– Pakan Terukur: Efisiensi biaya berkat perpaduan teknologi bioflok dan pakan berkualitas tinggi.
– Efisiensi Lahan: Memanfaatkan kolam terpal bundar yang cocok untuk kondisi wilayah Cimaung.
– Jaminan Pasar: Rahmat Farm membantu memastikan hasil panen terserap pasar, memberikan kepastian keuntungan.
Dampak Ekonomi dan Sosial bagi Warga Cikalong
Di bawah kepemimpinan Bapak Daud, BUMDes Karya Abadi menjadi motor penggerak ekonomi baru di Desa Cikalong. Sinergi dengan sektor swasta membuktikan desa mampu bersaing secara profesional. Selain membuka lapangan kerja bagi pemuda lokal, program ini juga menjamin ketersediaan pangan bergizi dengan harga terjangkau bagi masyarakat sekitar.
ASHAR78

