Kontem jabar 23/03/2026PASIRHUNI – Program ketahanan pangan di Desa Pasirhuni kini memasuki babak baru. Setelah sempat mengalami keterlambatan pengiriman bibit yang dinantikan masyarakat, bantuan tersebut akhirnya resmi direalisasikan dan mulai disalurkan untuk dikelola.
Direktur BUMDes Pasirhuni, Ibu Deti Kusumawati, mengungkapkan rasa lega dan syukurnya atas tibanya bibit tersebut. Menurutnya, realisasi ini merupakan komitmen pihak desa dan BUMDes untuk memastikan program pemberdayaan masyarakat tetap berjalan meskipun sempat terkendala faktor teknis pengiriman.
”Kami merasa sangat senang karena akhirnya program ketahanan pangan ini bisa berjalan. Walaupun bibit sempat terlambat datang, yang terpenting sekarang sudah terealisasi dan kami siap tancap gas untuk pengelolaannya,” ujar Ibu Deti optimis.
Target Menjadi Motor Pendapatan Asli Desa (PAD)
Ibu Deti Kusumawati menekankan bahwa fokus BUMDes Pasirhuni saat ini adalah mengawal pertumbuhan bibit tersebut agar memberikan hasil yang maksimal. Ia menaruh harapan besar agar program ini tidak hanya bersifat sementara, namun menjadi aset berkelanjutan.
Beberapa poin utama yang menjadi sasaran program ini antara lain:
Keberlanjutan Budidaya: Memastikan perawatan bibit dilakukan secara intensif agar minim risiko kegagalan.
Penguatan Pangan Lokal: Menjadikan Desa Pasirhuni lebih mandiri dalam penyediaan komoditas pangan.
Peningkatan PAD Desa: Hasil dari pengelolaan bibit ini diproyeksikan menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PAD) yang baru bagi Pasirhuni.
”Harapan saya, program ini bisa terus berjalan lancar dan sukses. Jika dikelola dengan profesional, ini akan menjadi sumber PAD yang signifikan, sehingga manfaatnya bisa kembali dirasakan oleh seluruh warga Desa Pasirhuni melalui pembangunan atau program sosial lainnya,” pungkasnya.
Dengan dimulainya penyaluran bibit ini, langkah Desa Pasirhuni dalam memperkuat ketahanan ekonomi berbasis desa kini resmi bergulir kembali.
Asep hartawan
