CILACAP,||KONTENJABAR.COM – Komunitas motor Semprul Indonesia kembali menunjukkan sisi humanis melalui kegiatan sosial di Pondok Pesantren Tahfidz Al Azka QU, Dusun Cikuning, Desa Rawaapu, Kec. Patimuan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat [15/5/2026].
Saat touring dalam perjalanan pulang dari Banjarnegara menuju Pangandaran, rombongan Semprul menyempatkan singgah untuk bersilaturahmi dengan para santri dan pengurus pesantren.
Dalam kunjungan itu, Panglima Semprul, Susilo Nandang Bagio, menyerahkan bantuan 50 ekor bebek petelur secara simbolis. Bantuan tersebut dilengkapi dukungan untuk pembangunan sarana air bersih di lingkungan pesantren.
“Bantuan bebek petelur ini kami desain sebagai program pemberdayaan ekonomi dan gizi. Tujuannya agar pesantren bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan protein santri, sekaligus melatih keterampilan wirausaha,” ujar Susilo.
Ia menjelaskan, dengan produksi telur sendiri, pesantren dapat mengurangi ketergantungan pada pembelian luar. Santri juga dilibatkan langsung dalam pengelolaan peternakan sehingga terbangun kemandirian dan jiwa usaha.
Susilo berharap aksi ini bisa menjadi pemantik semangat berbagi di kalangan komunitas dan masyarakat luas.
“Perjalanan terbaik adalah yang membawa manfaat bagi orang lain. Kami ingin nilai silaturahmi dan kepedulian sosial terus hidup,” katanya.
Pihak Pondok Pesantren Tahfidz Al Azka QU menyambut baik bantuan tersebut dan menyatakan siap mengelola program peternakan untuk kebutuhan santri penghafal Al-Quran. ( Kur75 /Agus – Red)
