Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kontenjabar » Tugu 0 KM Bagolo: Ikon Wisata Baru Pangandaran yang Menanti Sentuhan Infrastruktur

Tugu 0 KM Bagolo: Ikon Wisata Baru Pangandaran yang Menanti Sentuhan Infrastruktur

  • account_circle Asep Hartawan
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kontenjabar.com||`PANGANDARAN – Keberadaan Tugu 0 KM Bagolo yang terletak di kawasan Tebing Nanggerang, Desa Bagolo, kini resmi menjadi ikon kebanggaan baru bagi masyarakat Pangandaran. Monumen ini bukan sekadar penanda jarak, melainkan simbol nyata kontribusi komunitas otomotif dalam memajukan pariwisata daerah.

Tugu ini merupakan buah gagasan dan inisiatif putra daerah, Susilo Nandang Bagio, S.H., M.H., atau yang akrab disapa “Panglima Semprul”. Saat diresmikan oleh Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, tugu ini diharapkan menjadi magnet baru bagi wisatawan dan komunitas dari berbagai penjuru tanah air.

​Momentum Bikers Rendezvous 2

Eksistensi Tugu 0 KM Bagolo mulai dikenal luas sejak diperkenalkan dalam gelaran Bikers Rendezvous 2 pada 20–21 Juli 2024. Ajang silaturahmi tersebut sukses menarik perhatian 96 komunitas motor dengan total sekitar 650 bikers dari berbagai daerah.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bersejarah yang mengukuhkan tugu ini sebagai lambang persatuan, semangat kebersamaan, dan wujud nyata kepedulian komunitas otomotif terhadap pengembangan potensi wisata lokal di Pangandaran.

Harapan Sang Inisiator terhadap Akses Jalan

Di balik daya tarik visual tugu yang kini menjadi destinasi swafoto favorit, terselip harapan besar dari sang inisiator. Susilo Nandang Bagio menaruh atensi khusus pada kondisi infrastruktur akses jalan menuju lokasi Tugu 0 KM Bagolo yang dinilai masih memerlukan perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran.

​Menurut Susilo, kelayakan akses jalan adalah kunci utama untuk memaksimalkan potensi wisata di kawasan Tebing Nanggerang tersebut agar lebih mudah dijangkau oleh wisatawan.

“Saya berharap Pemda Pangandaran dapat melirik dan memprioritaskan perbaikan akses jalan menuju Tugu 0 KM Bagolo ini. Jika aksesnya dibenahi, saya yakin kawasan ini akan lebih hidup, berkembang menjadi destinasi unggulan, dan pada akhirnya memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar,” ujar Susilo.

Baca Juga  TNI Hadirkan Pangan Murah, Kuliner Rakyat, dan Layanan Kesehatan Gratis di CFD Sudirman-Thamrin

Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, diharapkan Tugu 0 KM Bagolo tidak hanya menjadi monumen ikonik, tetapi mampu bertransformasi menjadi pilar penggerak ekonomi wisata yang memperkuat daya tarik Kabupaten Pangandaran secara luas.

redaksi sadewo

  • Penulis: Asep Hartawan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less

Eksplorasi konten lain dari Konten Jabar

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca