CIAMIS-KONTENJABAR.COM
Seorang warga * Desa Hegarmana, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis* terpaksa ditandu dan dibonceng motor ke rumah sakit. Hal itu terjadi setelah keluarga korban ditolak meminjam *mobil ambulans desa* karena belum bisa membayar biaya sewa.
Peristiwa terjadi pada.. Saat itu kondisi korban sudah sakit parah dan harus segera dilarikan ke RS. Karena panik, pihak keluarga mendatangi kantor desa untuk meminjam ambulans desa.
Namun alih-alih mendapat bantuan, keluarga korban justru diminta membayar terlebih dahulu untuk penggunaan ambulans tersebut.
Padahal kondisi ekonomi keluarga sedang tidak memungkinkan dan uang belum tersedia saat itu juga.
Merasa tidak ada pilihan lain, keluarga korban akhirnya pulang dan meminjam motor ke saudaranya untuk membawa pasien ke rumah sakit.
Ini nyawa manusia. Masa iya ambulans desa yang dibeli pakai dana desa malah harus bayar dulu baru boleh dipakai. Kalau nunggu ada uang dulu, bagaimana kalau pasiennya keburu meninggal di jalan ujar salah satu keluarga korban dengan nada kecewa.
Peristiwa ini memicu kemarahan warga. Warga menilai kebijakan pemungutan biaya di saat darurat sangat tidak manusiawi dan bertentangan dengan fungsi ambulans desa sebagai fasilitas pelayanan publik.
Warga mendesak Pemerintah Desa Hegarmana, Kecamatan Cidolog, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis untuk segera mengevaluasi dan membuat aturan jelas. Ambulans desa harus gratis untuk warga, terutama dalam kondisi gawat darurat.
mendesak agar tidak ada lagi nyawa warga yang terancam hanya karena terkendala biaya saat membutuhkan ambulans desa.
bagus red

