Kontenjabar.com||*BANDUNG, Selasa 2 Juni 2026* – Bale Gede Gedung Pakuan, Jl. Otto Iskandardinata No. 1, siang itu dipenuhi nuansa hangat dan penghormatan. Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menggelar acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi, menandai estafet kepemimpinan di lembaga Adhyaksa Jabar.
Acara bukan sekadar seremonial pergantian jabatan. Ini jadi panggung Forkopimda Jabar menunjukkan kekompakan. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Wagub Erwan Setiawan, Sekda Herman Suryatman, sampai wali kota/bupati se-Jabar hadir lengkap. Tujuannya satu: kuatkan sinergi hukum demi stabilitas pembangunan.
Dukungan penuh datang dari kepala daerah. Tampak hadir: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Wagub Erwan Setiawan, Sekda Herman Suryatman, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, Bupati Tasikmalaya Drs. H. Cecep Nurul Yakin. Dari legislatif, Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Karya Guna, S.H. juga hadir.
Momen ini jadi pengingat bahwa penegakan hukum dan pembangunan daerah tidak bisa jalan sendiri. Kejati Jabar + Pemda + DPRD sepakat jaga kepastian hukum, cegah korupsi, dan kawal program prioritas Jabar.
Suasana resmi dipadukan kehangatan. Penyanyi legendaris Hetty Koes Endang tampil menghibur tamu undangan dengan lagu-lagu populernya. Penampilan itu mencairkan suasana tanpa mengurangi kekhidmatan acara pisah sambut.
Bale Gede Gedung Pakuan sebagai lokasi acara memberi simbol kuat: kesinambungan komitmen antara negara, hukum, dan pemerintah daerah ada di rumah rakyat Jabar.
Pisah sambut Kajati Jabar menutup dengan pesan moral: jabatan adalah amanah yang berganti, tapi marwah hukum harus tetap tegak.
Tantangan ke depan Kejati Jabar jelas: berantas korupsi, lindungi aset negara, kawal investasi, dan pastikan keadilan sampai ke pelosok desa. Dukungan Forkopimda Jabar jadi modal utama.
editor:Askur74
