Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menjaga Ketahanan Pangan, Bupati Bandung Mengusulkan Generasi Muda Petani

Menjaga Ketahanan Pangan, Bupati Bandung Mengusulkan Generasi Muda Petani

  • account_circle adminKJ
  • calendar_month Rabu, 25 Okt 2023
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB BANDUNG,||KONTENJABR.COM – Pemerintah Kabupaten Bandung terus berusaha menjaga ketahanan pangan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

Sebagai upaya menjaga ketahanan pangan, Bupati Bandung Dadang Supriatna berusaha untuk mengusulkan agar membentuk generasi muda petani di Kabupaten Bandung. 

“Dalam menjaga ketahanan pangan, saya mengusulkan untuk menambah generasi muda petani, karena generasi muda harus dilibatkan sehingga ada regenerasi dalam pertanian di Kabupaten Bandung. Kalau ini dilakukan, Unpad (Universitas Padjadjaran) dengan Babinsa (Bintara Pembina Desa) TNI akan lebih sinergi dan sukses,” kata Dadang Supriatna saat menerima audensi Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Hamzah Budi Susanto dan Unpad di Ruang Rapat Bupati Bandung di Soreang, Rabu (25/10/2023).

Untuk menciptakan generasi muda petani ini, Bupati Bandung  menginstruksikan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung untuk melaksanakan kerja sama dengan Universitas Padjadjaran (Unpad). 

“Saya instruksikan Distan Kabupaten Bandung harus menciptakan para petani baru yang bekerjasama dengan Unpad. terkait anggaran, akan saya usahakan asal sasarannya jelas,” kata Dadang Supriatna.

 “Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa pihaknya sudah bekerjasama dengan Dandim 0624/Kabupaten Bandung dan Unpad. 

“Bahwa tahun depan ada inovasi baru dari mulai persiapan demplot sampai marketing atau suplai pasar,” kata Dadang Supriatna.

Dadang Supriatna juga meminta kepada BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) untuk menjalin kerjasama dengan hasil produksi para petani di Kabupaten Bandung. Ia pun menyebutkan kebutuhan ASN (Aparatur Sipil Negara), jika dihitung per bulan bisa mencapai Rp 10 miliar dikalikan 12 bulan kurang lebih mencapai sekitar Rp 120 miliar.

“Kebutuhan ini kalau dibina secara baik, maka akan terjadi multiplayer efect secara ekonomi mikro,” kata Bupati.

Artinya, kata Dadang Supriatna, para ASN ini wajib membeli hasil produksi pertanian tersebut.

Baca Juga  Brigjen Said Latuconsina Berikan Reward Kepada Prajurit Lantamal IX Yang Meraih Emas Dalam Kejuaraan Taekwondo Kasal Cup 2023

“Dengan harapan perputaran uang berada secara sehat di wilayah Kabupaten Bandung,” harapnya.

Dadang Supriatna pun mengungkapkan bahwa untuk penambahan generasi muda petani, bahwa pihaknya sudah menganggarkan dan  memprogramkan. “Tahun depan akan kita anggarkan Rp 1,4 miliar,” tandasnya

Reporter : Kurniawan – GW

Editor : Bella

  • Penulis: adminKJ

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less

Eksplorasi konten lain dari Konten Jabar

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca