Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemkab Bandung » Pengelolaan Sampah Secara Mandiri,  TPS3R Dibangun di DAS Citarik Desa Padamukti Solokanjeruk

Pengelolaan Sampah Secara Mandiri,  TPS3R Dibangun di DAS Citarik Desa Padamukti Solokanjeruk

  • account_circle adminKJ
  • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BANDUNG. KONTENJABAR.COM  – Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (mengurangi – menggunakan – daur ulang) atau yang lebih dikenal dengan TPS3R sudah terbangun di Desa Padamukti Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung. TPS3R ini dalam pengelolaannya melibatkan kelompok swadaya masyarakat.

Pjs. Bupati Bandung yang juga Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat Dikky Achmad Sidik mengatakan pembangunan TPS3R itu bagian dari pengembangan atau master plan pembangunan  Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarik di Desa Padamukti Kecamatan Solokanjeruk.

“Di mana di dalam master plannya itu mencakup sembilan sektor yang sudah termasuk di dalam program Citarum Harum,” kata Dikky dalam keterangannya di sekitar pembangunan TPS3R Desa Padamukti, Rabu (13/11/2024) sore.

Menurutnya, TPS3R ini terkait dengan sektor pengelolaan sampah. “Alhamdulillah dengan dukungan berbagai pihak, ternyata TPS3R ini bisa terwujud.  Dan kita bisa melihat bahwa saat ini di sini sudah ada pengelolaan sampah mandiri Desa Padamukti yang dikelola bersama KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat),” ujarnya.

Dikky berharap dengan adanya TPS3R ini terkait dengan pengelolaan sampah di Desa Padamukti bisa diselesaikan secara mandiri.

“Tanpa harus ada pengangkutan ke TPAS (Tempat Pengelolaan Air Sampah) dan tadi kita sudah melihat sendiri berkaitan dengan bagaimana mengelola sampah organik, sampah anorganik sehingga itu bisa menjadikan  ekonomi sirkular bagi pengelola sampahnya juga. Termasuk bagaimana kita bisa mereduksi sampah dari mulai rumah tangga dan sampah itu menjadi punya nilai ekonomis dan bisa dimanfaatkan. Baru yang sisanya itu yang digunakan dan dibakar dengan incinerator,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Dikky mengucapkan terima kasih kepada Monash University, Kedutaan Besar  Australia, Universitas Indonesia, dan pihak lainnya yang terus-menerus mendorong pengelolaan DAS Citarik tersebut.

Baca Juga  Bupati Bandung Secara Resmi Buka Kegiatan Bandung Bedas Expo 2025

“Sehingga masyarakat di sekitar ini bisa lebih sejahtera dan tentu saja  bagaimana mengelola lingkungan dengan lebih baik secara mandiri,” katanya.

Lebih lanjut Dikky mengatakan kegiatan tersebut bagi pemerintah Kabupaten Bandung sangat berarti, terutama berkaitan dengan penataan ruang dan dikaitkan dengan penanganan program Citarum Harum.

“Di mana untuk program Citarum Harum ini ada 12 sektor, dan sebetulnya di Desa Padamukti dan Desa Cibodas ini dicoba 9 sektor dan  dicoba diimplementasikan  mudah-mudahan itu berjalan,” ujarnya.

Dikky mengatakan bahwa saat ini di Cekungan Bandung sedang mengalami  permasalahan berkaitan dengan sampah.

“Tempat pembuangan sampah sudah mencapai kapasitasnya, sehingga kita harus bisa reuse, reduce, dan recycle sampah-sampah yang sudah ada dan ini salah satu solusi yang diimplementasikan,” katanya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada kelompok swadaya masyarakat yang sudah ikut serta dalam  menyelesaikan permasalahan sampah di tempat ini.

Sumber : Team FNC/Diskominfo
Editor : Komariah/Adjie

  • Penulis: adminKJ

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less

Eksplorasi konten lain dari Konten Jabar

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca