Akselerasi Pembangunan Desa: Pemdes Nanggerang Fokus Tuntaskan Infrastruktur Jalan dan Jaminan Sosial di Tahun 2026

​kontenjabar.com(31/12/2025)CILILIN, KBB – Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Desa (Pemdes) Nanggerang, Kecamatan Cililin, terus memacu pembangunan di berbagai sektor. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Rahmat Wibowo, desa yang terletak di perbukitan Bandung Barat ini mencatatkan kemajuan signifikan, khususnya pada penguatan infrastruktur jalan lingkungan dan penyaluran program sosial bagi warga kurang mampu.
​Infrastruktur: Membuka Akses Ekonomi
​Sepanjang tahun 2025, Kades Rahmat Wibowo memprioritaskan anggaran desa untuk perbaikan jalan-jalan penghubung antar-kampung yang selama ini sulit dilalui kendaraan saat musim hujan.
​”Infrastruktur adalah urat nadi ekonomi warga. Dengan jalan yang mulus, distribusi hasil bumi dari Nanggerang ke pasar Cililin menjadi lebih cepat dan biaya angkut lebih murah,” ujar Rahmat Wibowo.
​Pembangunan yang telah terealisasi meliputi:
​Pengecoran Jalan Lingkungan: Menggunakan sistem padat karya yang melibatkan warga setempat.
​Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT): Difokuskan di titik-titik rawan longsor guna melindungi badan jalan dan pemukiman warga.
​Drainase Terpadu: Untuk memastikan aliran air hujan tidak merusak permukaan jalan dan meminimalisir risiko banjir luapan.
​Penguatan Jaring Pengaman Sosial
​Selain pembangunan fisik, aspek sosial tidak luput dari perhatian. Pemdes Nanggerang memastikan sinkronisasi data penerima bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran.
​Kades Rahmat menegaskan bahwa transparansi adalah kunci utama. Melalui musyawarah desa (Musdes), penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dan bantuan sosial lainnya seperti PKH dan BPNT terus dikawal agar menjangkau mereka yang benar-benar membutuhkan, terutama kaum lansia dan keluarga prasejahtera.
​”Pembangunan itu harus seimbang. Fisiknya kita bangun lewat jalan dan jembatan, tapi kesejahteraan warga juga kita jaga lewat program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi mikro,” tambahnya.
​Harapan di Tahun 2026
​Memasuki tahun 2026, Rahmat Wibowo berkomitmen untuk melanjutkan program digitalisasi pelayanan desa agar warga tidak perlu mengantre lama di kantor desa. Ia juga merencanakan pengembangan potensi wisata desa berbasis alam yang diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi pemuda Desa Nanggerang.
​”Kami ingin Desa Nanggerang tidak hanya sekadar desa perlintasan, tapi menjadi desa yang mandiri secara ekonomi dengan infrastruktur yang mantap dan jaminan sosial yang kuat bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga  Aster Panglima TNI Kunjungi Sekolah Darurat Kartini Sebagai Wujud Kepedulian Pada Dunia Pendidikan

Rep ashar78

Bacaan Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *