Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Inovasi Bioflok Desa Cimaung: Panen Melimpah, Nila Jadi Primadona Ketahanan Pangan Lokal

Inovasi Bioflok Desa Cimaung: Panen Melimpah, Nila Jadi Primadona Ketahanan Pangan Lokal

  • account_circle Asep Hartawan
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

​kontenjabar.com 30/03/2026 CIMAUNG –KAB BANDUNG. Desa Cimaung kembali mencatatkan keberhasilan dalam sektor perikanan darat. Melalui pemanfaatan teknologi Bioflok, kelompok pembudidaya ikan setempat berhasil memaksimalkan produksi ikan nila di lahan yang terbatas, sekaligus memperkuat ketahanan pangan tingkat desa.

​Program yang dikelola secara komunal oleh kelompok masyarakat ini menjadi percontohan bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Cimaung. Dengan sistem bioflok, efisiensi pakan meningkat dan kualitas air tetap terjaga, sehingga angka mortalitas (kematian) ikan nila dapat ditekan hingga di bawah 10%.

Sinergi dan Kemandirian Ekonomi

​Keberhasilan ini tidak terlepas dari pembinaan intensif dan kedisiplinan kelompok dalam menjaga ekosistem kolam. Penggunaan peralatan pendukung seperti root blower dan sistem aerasi yang stabil terbukti mampu menjaga kadar oksigen, sehingga ikan nila tumbuh lebih cepat dibandingkan metode kolam konvensiona

Ini adalah langkah konkret dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dimulai dari unit terkecil, yaitu desa. Kami berharap hasil panen ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi warga, tapi juga meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga,” ujar bapak dadang  sebagai tokoh masyarakat

Askur78

Baca Juga  Penerapan STBM, di Pemkot Bandung Dorong Ciptakan Lingkungan Bersih dan Sehat
  • Penulis: Asep Hartawan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less

Eksplorasi konten lain dari Konten Jabar

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca