Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bandung Raya » Psikolog: Sering Tidur, Hilang Semangat, dan Sensitif Bisa Jadi Tanda Masalah Mental

Psikolog: Sering Tidur, Hilang Semangat, dan Sensitif Bisa Jadi Tanda Masalah Mental

  • account_circle Kurniawa
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,||KONTENJABAR COM.-Menurut psikolog, seseorang yang kehilangan motivasi, maunya tidur terus, sudah tidak menikmati hal-hal yang dulu disukai, merasa kehilangan semangat, dan lebih sensitif bisa menjadi tanda adanya penurunan fungsi psikologis. 

Kondisi ini sering kali diabaikan karena dianggap sebagai rasa lelah biasa, padahal dapat menjadi indikasi awal gangguan kesehatan mental.

Psikolog menjelaskan bahwa perubahan perilaku tersebut merupakan sinyal dari tubuh dan pikiran yang sedang mengalami tekanan. 

Ketika seseorang kehilangan minat pada aktivitas yang dulu menyenangkan, cenderung menarik diri, tidur berlebihan, dan menjadi lebih sensitif terhadap hal-hal kecil, itu bisa mengarah pada gejala depresi ringan hingga sedang, ujar psikolog.

Faktor penyebabnya beragam, mulai dari stres pekerjaan, masalah pribadi, kurangnya dukungan sosial, hingga pola hidup yang tidak teratur. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berdampak pada produktivitas, hubungan sosial, dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Para ahli menyarankan agar individu yang mengalami gejala tersebut segera melakukan evaluasi diri, berbicara dengan orang terdekat, dan mencari bantuan profesional jika diperlukan.

Masyarakat diimbau untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental, baik diri sendiri maupun orang di sekitar. 

Membangun pola tidur teratur, berolahraga ringan, menjaga interaksi sosial, dan melakukan aktivitas yang menyenangkan dapat membantu mengembalikan motivasi.

Mengenali tanda-tanda sejak dini dan tidak ragu mencari bantuan adalah langkah penting. Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik, pungkas psikolog.

Bagus – Tia Budiana

  • Penulis: Kurniawa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less

Eksplorasi konten lain dari Konten Jabar

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca