CV Arhdana Cahaya Top Kerjakan Proyek Puskesmas Maroko, Di Duga Asal Asalan

KAB GARUT,||KONTENJABAR.COM – Pembangunan gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas Maroko) di Desa Maroko, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, diduga kurang memperhatikan standar kualitas dan spesifikasi teknis.

Pantauan awak media, Kamis (31/7), pembangunan Puskesmas ini menggunakan pasir laut dan besi tulangan berukuran campur, dari mulai 6, 8, 10 dan 12 mm. Salah seorang sumber (warga) berpendapat, bahwa bahan-bahan sangat menentukan kualitas. Jadi awet atau tidaknya bangunan tergantung bahan material yang digunakan.

“Yang kami tau bangunan pemerintah itu idealnya pakai besi 12 pull, 14 atau besi 16. Tapi ini campur, 8, 10, 12 dan pemasangan yang di sambung. Begitu juga pasirnya kurang sesuai, pasir laut. Sementara pasir laut memiliki kandungan garam yang dapat menyebabkan korosi pada besi tulangan, berpotensi mempercepat kerusakan bangunan,” ungkap sumber yang enggan menyebutkan identitasnya.

Bacaan Lainnya

Diketahui, proyek ini yang dikerjakan oleh CV Arhdana Cahaya Top dengan nilai kontrak Rp863 juta. Namun saat hendak mau konfirmasi, pihak pelaksana tidak ada di tempat. Menurut pekerja sedang pulang ke Garut.

Tim lipsus Kontenjabar

Asep sutarman

Baca Juga  Dari Tongkrongan ke Panggung Besar, Jibon Pablos Rilis Single Perdana Berjudul Tak Bisa Pergi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *