Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Kapolsek Danramil Cicalengka Diduga Jadi Korban Pemukulan Saat Melerai Keributan Karnaval Hut Ke-81 RI

Kapolsek Danramil Cicalengka Diduga Jadi Korban Pemukulan Saat Melerai Keributan Karnaval Hut Ke-81 RI

  • account_circle Kurniawa
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB.BANDUNG,||KONTENJABAR.COM – Insiden keributan terjadi dalam kegiatan Karnaval Kemerdekaan RI ke-81 tingkat Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Senin 17/8/2026. 

Dalam kejadian tersebut, Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat dan Danramil Cicalengka Kapten Inf Sumarna diduga menjadi korban pemukulan saat berupaya melerai keributan antar peserta karnaval.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB, di depan Kantor Kecamatan Cicalengka. Saat itu, rombongan Karnaval Desa Tenjolaya hendak melintas di podium Forkopimcam untuk mengikuti penilaian.

Namun, ketika rombongan berada di sekitar podium, terjadi keributan antar peserta karnaval. Melihat situasi tersebut, Kapolsek Cicalengka bersama Danramil Cicalengka turun dari podium untuk berupaya mengamankan dan melerai keributan.

Bukannya mereda, situasi justru memanas. Kapolsek dan Danramil diduga menjadi sasaran pemukulan oleh sejumlah peserta karnaval. Seorang anggota organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila (PP) yang turut membantu mengamankan situasi juga diduga ikut menjadi korban.

Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihaknya langsung melakukan penanganan dan pendalaman terhadap insiden yang terjadi saat pelaksanaan karnaval.

Benar, telah terjadi insiden pemukulan terhadap Kapolsek Cicalengka dan Danramil Cicalengka saat keduanya berupaya mengamankan keributan dalam kegiatan karnaval, ujar kombespol Aldi.

Akibat kejadian tersebut, Kapolsek Cicalengka dan anggota ormas PP mengalami luka pada bagian wajah. Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat.

Sejumlah orang telah teridentifikasi sebagai terduga pelaku, yakni RF, IA, YP, dan F. Selain itu, polisi juga masih mendalami identitas seorang terduga pelaku lainnya yang saat kejadian mengenakan seragam Karang Taruna.

Kami akan menindaklanjuti kejadian ini secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis dan tetap menjaga situasi kamtibmas, kata kombespol Aldi

Baca Juga  Pemerintah Desa Pasirhuni Gelar Halal Bihalal Penuh Kekeluargaan

Polresta Bandung memastikan proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap secara jelas rangkaian kejadian serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. Masyarakat juga diimbau tidak mudah terprovokasi dan menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian, pungkasnya.

Kurniawan-Bagus

Humas Polresata Bandung

  • Penulis: Kurniawa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less

Eksplorasi konten lain dari Konten Jabar

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca