Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sebuah Rumah Rata Dengan Tanah Dilalap si Jago Merah di Mulyasari Katapang

Sebuah Rumah Rata Dengan Tanah Dilalap si Jago Merah di Mulyasari Katapang

  • account_circle adminKJ
  • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BANDUNG | KABAR MERDEKA – Petugas Damkar dan Penyelamatan kabupaten Bandung berjibaku memadamkan api di rumah milik Dadan Oce, di kampung Mulyasari RW 04 Desa Gandasari Kecamatan Katapang. Sabtu (30/11/2024).

Peristiwa itu membuat warga di kampung Mulyasari berhamburan ke luar umah, menyaksikan kobaran api.

Warga semakin geger, karena rumah yang terbakar itu, disertai ledakan keras. Warga yang berada di dalam gang itu pun semakin was was jika api semakin besar.

Mantan Ketua RW O4 Dadang Ongki mengaku hawatir api membesar, pihaknya menghubungi Dinas Damkar dan Penyelamatan kabupaten Bandung.

Tidak lama berselang, dua armada damkar pun datang dan segera memadamkan kobaran api yang melumat rumah tersebut.

Tim Damkar yang dipimpin Amung, mengatakan dengan mengerahkan dua armada, pihaknya memadamkan titik api di rumah berukuran 5 x 5 meter tersebut.

“Rumah ini berukuran sekira 5 x 5 m dan materialnya mayoritas terbuat dari kayu. Jadi otomatis mudah terbakar. Makanya api dengan cepat berkobar. Sehingga dalam waktu setengah jam saja, langsung rata dengan tanah, ” jelas Amung.

Sementara Kadir, pemilik bengkel yang berdampingan dengan rumah yang terbakar, mengatakan sejumlah warga yang menyaksikan kobaran api itu terjadi sekitar pukul 11:15 WIB lalu lima belas menit kemudian api membesar dan menimbulkan kepulan asap hitam ke udara.

“Hal inilah yang membuat warga di kampung kaget dibuatnya. Apalagi rumah yang bersebelahan dengan rumah terbakar, termasuk bengkel saya. Sudah pasti kaget,” katanya.

Kadir mengaku tidak tahu sumber api berasal mana, termasuk ada ledakan keras yang membuat rumah Dadan Oce hangus terbakar dan rata dengan tanah.

Masih menurut Kadir, dia menjelaskan, sambil menunggu datangnya armada Damkar, warga bahu membahu memadamkan kobaran api. Ada yang menggunakan ember berisi air, ada juga yang menggunakan air ledeng, menggunakan selang panjang.

Baca Juga  Pj Wali Kota Bandung Sampaikan Penjelasan Raperda tentang RPJPD Kota Bandung Tahun 2025-2045

“Ya bahkan di bengkel saya banyak mobil yang sedang diperbaiki, terpaksa dikeluarkan karena hawatir turut tersambar api,”tambah Kadir.

Kadir mengakui ada empat mobil yang dikeluarkan dari garasi bengkel itu. Beruntung api segera padam dan mobil yang sedang dalam perbaikan cat ketok duco itu, selamat dari amukan api.

Api padam setelah dua armada damkar dikerahkan pihak Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung.

Sumber : Liputan Team FNC (Pih/Ydk)
Editor : Komariah/Adjie

  • Penulis: adminKJ

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less

Eksplorasi konten lain dari Konten Jabar

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca