kontenjabar.com/17/02/2026/BANDUNG – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, kawasan wisata sejarah dan alam Gunung Puntang di Cimaung, Kabupaten Bandung, mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan. Ribuan warga dari berbagai daerah mulai memadati area camping ground dan aliran sungai sejak akhir pekan lalu.
Animo besar masyarakat ini tak lepas dari tradisi munggahan, yakni momen berkumpul bersama keluarga atau kerabat sebelum memulai ibadah puasa.
Mengapa Gunung Puntang Jadi Pilihan?
Terdapat beberapa alasan mengapa destinasi ini menjadi primadona tahun ini:
Wisata Air yang Jernih: Area Sungai Cigereuh menjadi titik favorit keluarga untuk makan bersama (botram) sambil menikmati kesejukan air pegunungan.
Sejarah dan Edukasi: Selain menikmati alam, pengunjung banyak yang menyempatkan diri berfoto di reruntuhan Radio Malabar, sisa peninggalan sejarah komunikasi dunia.
Suasana Sejuk: Jauh dari polusi kota, Gunung Puntang menawarkan pelarian bagi warga Bandung Raya dan sekitarnya untuk menyegarkan pikiran.
Peningkatan Volume Kendaraan
Menurut pengelola setempat, jumlah wisatawan meningkat hingga 40-50% dibandingkan akhir pekan biasa. Arus lalu lintas di jalur utama Cimaung menuju Banjaran pun terpantau padat merayap sejak pagi hari.
”Kami memilih Gunung Puntang karena udaranya masih asri dan tempatnya luas. Cocok untuk botram bareng keluarga besar sebelum fokus ibadah puasa nanti,” ujar Kenken (34), salah satu pengunjung asal Buah Batu.
petugas yang ada di kawasan wisata mewakili manager site bapak tata memberikan Tips Bagi Pengunjung
Jika Anda berencana berkunjung dalam satu-dua hari ke depan, perhatikan hal berikut:
Datang Lebih Awal: Parkir kendaraan cenderung penuh setelah pukul 10.00 WIB.
Siapkan Jas Hujan: Mengingat cuaca di daerah pegunungan yang sulit diprediksi.
Jaga Kebersihan: Karena tingginya jumlah massa, pengelola menghimbau keras agar pengunjung membawa kembali sampah plastik mereka demi menjaga kelestarian hutan.
Asep hartawan

