BANDUNG,||KONTENJABAR.COM||– Selama bulan Juni 2026, sebanyak tiga kali aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa dan elemen masyarakat di depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, berlangsung aman dan kondusif. Pengamanan ketat dilakukan personel gabungan Polda Jabar bersama TNI untuk memastikan jalannya aksi sesuai undang-undang.
Menanggapi situasi tersebut, *Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., M.H.* menegaskan pihaknya mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pengamanan aksi.
“Kami memberikan pelayanan pengamanan kepada adik-adik mahasiswa dan elemen masyarakat agar dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman, tertib, dan tidak disusupi oleh provokator yang berpotensi memicu kericuhan,” ujar Irjen Rudi Setiawan kepada wartawan,
Kapolda menjelaskan, pengamanan dilakukan secara preventif dan dialogis. Tujuannya agar mahasiswa merasa nyaman menyalurkan pendapat di muka umum, sebagaimana dijamin *UU No.9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum*.
“Prinsip kami jelas: menghormati hak demokrasi, tetapi tetap menjaga ketertiban umum agar tidak mengganggu masyarakat lain,” tegasnya.
Dari tiga aksi yang berlangsung sejak awal hingga pertengahan Juni, tidak tercatat adanya benturan fisik maupun kerusakan fasilitas publik. Arus lalu lintas di sekitar Jalan Diponegoro juga dapat diurai dengan cepat oleh petugas Satlantas.
Polda Jabar mengapresiasi kedewasaan mahasiswa dan elemen masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara tertib. Ke depan, pola pengamanan humanis ini akan terus dikedepankan setiap ada aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polda Jabar.
Asep Hartawan/Agus
Sumber : Humas Polda Jabar
