Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » Perang Total Lawan Narkoba, Kapolres Garut Ajak Forkopimda dan Masyarakat Bergerak Bersama

Perang Total Lawan Narkoba, Kapolres Garut Ajak Forkopimda dan Masyarakat Bergerak Bersama

  • account_circle Kurniawa
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GARUT,|| KONTENJABAR.COM -Kapolres Garut AKBP Niko Nurallah Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H. langsung tancap gas dalam memberantas peredaran narkotika, obat keras tertentu / OKT dan minuman keras / miras.Meski baru 3 minggu menjabat sejak serah terima pada 29 Juli 2026 menggantikan AKBP Yugi Bayu Hendarto, langkah konkret sudah terlihat. 

Komitmen itu kembali ditegaskan saat memimpin Deklarasi Bersama Anti Penyalahgunaan Narkoba, Miras, dan OKT yang digelar Forkopimda Kabupaten Garut bersama elemen masyarakat, Rabu kemarin.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Garut menyampaikan bahwa ancaman zat adiktif di kalangan generasi muda semakin nyata. Untuk itu diperlukan gerakan bersama lintas sektor agar Garut bersih dari narkoba.

Kita deklarasikan hari ini agar Kabupaten Garut bersih dari narkoba, psikotropika, obat keras tertentu, dan miras. Ke depan potensi peredarannya bisa semakin marak. Buktinya, dalam 21 hari pertama saya menjabat, jajaran Polres Garut sudah mengamankan hampir 28 tersangka yang terlibat peredaran obat terlarang, tegas AKBP Niko.

Dari hasil operasi intensif Satresnarkoba dan Polsek jajaran, puluhan tersangka tersebut diamankan di berbagai wilayah Kabupaten Garut. Barang bukti yang disita beragam, mulai dari obat keras terbatas hingga bahan yang diduga digunakan untuk memproduksi miras oplosan.

AKBP Niko menyebut, perang terhadap narkoba tidak bisa hanya mengandalkan Polri. Dibutuhkan sinergi Forkopimda, instansi terkait, dunia pendidikan, hingga masyarakat.

Hadir dalam deklarasi tersebut unsur, TNI, Kejaksaan, Pengadilan, BNN, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, PMI, perwakilan mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga para guru.Semua berkomitmen untuk melakukan pencegahan sejak dini melalui edukasi di sekolah, kampus, dan lingkungan masyarakat.

Penyalahgunaan narkoba dan OKT ini merusak masa depan anak-anak kita. Kalau tidak kita cegah dari sekarang, yang rugi kita semua. Maka deklarasi ini harus diikuti aksi nyata di lapangan,tambah Kapolres.

Baca Juga  41 ORANG PENGEDAR NARKOTIKA DI KOTA BANDUNG BERHASIL DITANGKAP SEPANJANG BULAN APRIL TAHUN 2024 OLEH SAT NARKOBA POLRESTABES BANDUNG

Polres Garut menegaskan akan terus meningkatkan operasi, patroli, dan penyelidikan untuk memutus rantai peredaran narkoba dan obat terlarang. Selain penindakan, upaya preventif dan pembinaan juga akan digencarkan ke sekolah dan desa-desa.

Ini bukan kerja satu instansi. Ini perang kita bersama. Saya minta masyarakat jangan takut melapor jika melihat peredaran mencurigakan. Mari selamatkan generasi Garut dari bahaya narkoba dan zat adiktif pungkas AKBP Niko.

Kurniawan- H Yan Herdiana

Humas Polres Garut

  • Penulis: Kurniawa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less

Eksplorasi konten lain dari Konten Jabar

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca