Kontenjabar.com//CIMAUNG, KAB. BANDUNG (25/02/2026) – Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB, Dadang Hemayana, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 di GOR Desa Cikalong, Kecamatan Cimaung, Rabu kemarin. Puluhan konstituen, terutama dari Kecamatan Pangalengan, mengikuti acara yang menjadi ajang serap aspirasi dan pembahasan isu krusial daerah.
ALIH FUNGSI LAHAN JADI PERHATIAN KHUSUS
Sebagai wilayah yang dikenal sebagai pusat wisata dan lumbung pertanian, Pangalengan kini menghadapi ancaman serius akibat perubahan fungsi lahan. Dadang Hemayana menegaskan bahwa fenomena ini harus segera mendapatkan tanggapan dari pemerintah daerah.
“Pangalengan adalah aset vital bagi Kabupaten Bandung. Kita tidak bisa membiarkan alih fungsi lahan berlangsung tanpa pengendalian yang jelas, karena ini berdampak pada kelestarian alam dan kehidupan petani lokal. Keseimbangan antara perkembangan wisata dan perlindungan lahan produktif adalah hal yang tidak bisa kita kompromikan,” tegasnya.
KOPERASI PKB DAN PROMOSI KE PEMERINTAH
Selain membahas isu lingkungan, Dadang juga membawa kabar baik bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) di Pangalengan. Ia mengumumkan rencana pembentukan Koperasi yang dikelola oleh PKB sebagai wadah kolektif untuk meningkatkan kapasitas usaha dan kesejahteraan pengusaha lokal.
Sebagai legislator, ia berkomitmen untuk menjadi juru promosi produk UMKM dengan tiga langkah konkret:
1. Memperkenalkan produk lokal ke berbagai instansi pemerintah untuk digunakan dalam kegiatan resmi
2. Mengadvokasi agar produk UMKM Pangalengan masuk ke dalam e-katalog lokal dan mendapatkan prioritas dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah
3. Membina pelaku usaha agar kualitas produknya memenuhi standar pasar modern
“Tugas saya tidak hanya mendengar aspirasi masyarakat, tapi juga mengambil langkah nyata. Saya akan langsung mempromosikan produk UMKM kita ke pemerintah agar mereka mengenali bahwa kualitas produk dari Pangalengan layak menjadi unggulan daerah,” ucap Dadang yang disambut dengan tepuk tangan antusias.
MASYARAKAT BERHARAP PERUBAHAN NYATA
Warga yang hadir menyambut positif komitmen yang disampaikan. Mereka berharap langkah yang akan dilakukan Dadang Hemayana dapat mengakhiri ketergantungan pada pinjaman tidak resmi dan membuka akses pasar yang selama ini sulit ditembus oleh pelaku usaha kecil di daerah pedesaan.
Kegiatan reses ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan penyerahan draf usulan pembangunan dari perwakilan masyarakat, yang akan diperjuangkan dalam proses penyusunan anggaran tahun depan.
Team KJ
