BANDUNG,||KONTENJABAR.COM – Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk membentengi para remaja dan pemuda dari bahaya zat adiktif.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Pipit Rismanto saat memimpin rapat koordinasi di Bandung, Kamis (30/7/2026).
Irjen Pipit menyoroti maraknya peredaran narkoba, obat keras tertentu (OKT), hingga minuman beralkohol yang kian mengintai generasi muda di Jawa Barat.
Menurut Kapolda, ancaman zat adiktif saat ini sudah dalam berbagai bentuk dan kemasan yang menarik.
Narkoba yang ada di Jawa Barat ini, kemudian obat-obat yang berkemas keras berwarna, kemudian minuman beralkohol yang bervariasi. Jadi tentunya kami mengharapkan melalui rakor ini kita memiliki tanggung jawab yang sama,
Irjen Pipit menegaskan, penanganan masalah ini tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian semata. Diperlukan komitmen dan langkah konkret bersama dari seluruh instansi terkait, pemerintah daerah, sekolah, keluarga, hingga masyarakat.
Polda Jabar akan memperkuat upaya preventif, penindakan, dan pembinaan. Termasuk mengintensifkan patroli, operasi, serta edukasi ke sekolah-sekolah dan kampus agar para remaja dan pemuda tidak terjerumus
Kapolda Jabar mengajak seluruh elemen untuk bersinergi menyelamatkan masa depan anak bangsa dari jeratan zat adiktif.
Ini tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai generasi penerus Jawa Barat rusak karena narkoba dan sejenisnya. Kita pasang badan untuk membentengi mereka, pungkas Irjen Pipit.
Dengan kolaborasi lintas sektor, diharapkan Jawa Barat dapat menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi tumbuh kembang generasi muda.
Kurniawan/Bagus
Bid Humas Polda Jabar
